SMANSAKA
– Kaliorang, 24 April 2025 dilaksanakan Workshop Pembinaan Tenaga Pendidik dan
Kependidikan yang bertempat di SMAN 1 Kalorang Kabupaten Kutai Timur Provinsi
Kalimantan Timur. Kegiatan ini terselenggara atas inisiasi dari kepsek SMAN 1
Kaliorang dan kepala bindang GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) Dinas
Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan dimulai jam 09.00 wita dan
selesai jam 12.00 wita.
Peserta
yang diundang dalam workshop ini adalah kepala sekolah dan wakil kepala sekolah
bagian kurikulum (Wakakur) tingkat SMA dan SMK di wilayah Sangsaka Kaukar yakni
SMA Sangkulirang, Sandaran, Kaliorang, Kaubun, dan Karangan. Selain sekolah di
atas, diundang pula SMAN 1 Bengalon dan SMK 1 Bengalon.
Acara
dimulai dengan terlebih dahulu menyanyikan lagu Indonesia raya dan mars
Kalimantan Timur setelah itu dibuka dengan doa yang dipandu oleh Suhardi, S.Pd.
salah satu guru di SMAN 1 Kaliorang.
Dalam
sambutannya Sultang, S.Pd. selaku kepala SMAN 1 Kaliorang sekaligus
sebagai tuan rumah menyampaikan ucapan terima
kasih kepada kepala bidang GTK, kepala sekolah dan wakakur yang
berkesempatan hadir dalam kegiatan ini, disamping itu, beliau juga menyampaikan
permohonan maaf jika dalam kegiatan tersebut ada hal-hal yang kurang berkenan.
Diakhir sambutannya Sultang, S.Pd. membuka kegiatan secara resmi.
Adapun
yang menjadi pembicara atau narasumber dalam worshop ini adalah kepala Bidang
GTK Armin, S.Pd., M.Pd. Sebelum Armin menguraikan materi tentang pendekatan
Deep Learning beliau menyosialisasikan program-program prioritas gubernur
Kalimantan Timur yang terpilih yakni pasangan Rudy Mas’ud dan Seno Aji periode
2025 – 2030.
Armin
mengatakan bahwa jadwalnya sangat padat, sebenarnya ada beberapa acara dan
pertemuan yang seharusnya beliau hadiri tetapi karena begitu pentingnya worshop
ini maka dia lebih memilih berada dalam kegiatan ini membersamai kepala sekolah
dan wakakur SMA dan SMK Sangsaka Kaukar dan bengalon. Sambung Armin, bahwa
pertemuan ini merupakan momentum yang sangat baik untuk membicarakan pendekatan
deep Learning yang baru-baru ini digagas oleh kemendibud sebagai wujud
kepedulian kita terhadap kualitas Pendidikan di Indonesia khususnya Provinsi
Kalimantan Timur.
Perihal
pembinaan GTK, Armin menyampaikan beberapa poin terkait program prioritas pak
gubernur yang akan segera direalisasikan diantaranya;
Pertama, Gratis
Pol atau sekolah gratis untuk jenjang SMA, SMK, SLB, S1, S2, dan S3. Gratis pol
ini dilatar belakangi oleh masih banyaknya anak-anak yang belum berkesempatan
untuk bersekolah karena kurangnya biaya. Oleh karena itu, dengan adanya gratis
pol ini semua anak di Kalimantan Timur dapat mengunyah Pendidikan gratis sampai
sarjana, Artinya anak-anak dan kita semua
harus tetap sekolah. Sekolah akan dibuka disetiap kecematan maupun desa,
anak-anak tidak perlu lagi sekolah di kota biar dosen-dosennya datang melayani mereka
melalui Universitas Terbuka. Perihal sekolah gratis ini khusus untuk guru tidak
ada batasan usia atau umur yang penting ada kemauan boleh mendaftar. Sekadar
informasi berdasarkan surat edaran bahwa
batas usia maksimal adalah 35 tahun bagi non keguruan. Beliau juga menyampaikan informasi
bahwa angka partisipasi anak yang bersekolah di Kalimantan Timur sekitar 82%
sisanya masih 18% belum berkesempatan bersekolah. Harapannya kedepan semua anak di Kaltim harus 100% bersekolah.
Kedua, Pakaian
seragam sekolah gratis, pakain seragam ini akan diberikan secara bertahap,
untuk tahun ini anak-anak akan mendapatkan seragam putih-abu, tas, Sepatu dan kaos kaki. Ditahun berikutnya
akan diberikan lagi baju batik, dan pramuka beserta perlengkapan lain yang sekira dibutuhkan oleh siswa-siswi.
Ketiga, BOSP/bosda
naik menjadi 3,5 juta tahun ini dan tahun depan full menjadi 5 juta. Untuk itu,
membuat rencana anggran bosda harus betul-betul memenuhi kebutuhan siswa,
misalnya kegiatan ekskul, kegiatan pengembangan kesiswaan, LDK, dll. Tahun
depan Bosda diserahkan kembali ke sekolah bukan ke cabang dinas lagi, karena
sekolah lah yang paham betul kebutuhan keuangannya.
Keempat, semua
SPK atau TK2D prov. Tetap diperpanjang kontraknya, tidak seperti informasi yang
berkembang yang menyatakan akan diberhentikan atau diputus kontraknya. Hal ini dilakukan sesuai pertimbangan kemanusiaan serta sangat dibutuhkan oleh sekolah.
Kelima, Sapras
menjadi kebutuhan dasar sekolah, misalnya wc, kelas, kelas, uks, dll. Sarpras
di sekolah harus dimanfaatkan dengan baik, dijaga dan dirawat sehingga bersih, sehat, dan tahan
lama. Jika ada kursi dan meja atau barang lain yang lebih boleh dipinjamkan ke
sekolah lain atau Masyarakat yang membutuhkan untuk kebaikan dengan catatan suruh bikin surat permohanan
pinjam dan foto bukti pinjam.
Keenam, Guru
dan Tenaga Kependidikan (GTK) harus berada di sekolah dalam kondisi normal. GTK
harus benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik. Memanfaatkan waktu di sekolah
dengan melaksanakan tugas pokok dan mengerjakan tugas tambahan secara maksimal.
Ketujuh, Akan
ada sekolah unggulan disetiap kabupaten dan kota, sekolah unggulan ini
disesuaikan dengan kearifan lokal yang ada dimasyarakat sekitar atau sekolah
yang berbasis industri atau perusahaan. Oleh karena itu, setiap kepala sekolah
harus mendesai sekolahnya sesuai dengan visi dan misi yang dibuat lalu membuat
proposal untuk diusulkan kepada Perusahaan-perusahaan sekitar lingkar tambang
atau kebun sawit. Melalui proposal tersebut gubernur akan mempresur Perusahaan supaya dapat membantu sekolah, harapannya program gratis pol itu dari APBD sedangkan pengembangan sekolah bantuan dari
perusahaan. Sementara ini ada 3 sekolah unggulan yang sudah ditetapkan oleh dinas pendidikan yakni SMA 10 Samarinda, SMA 3
Tenggarong, dan SMA 2 Sangata Utara.

Kedelapan, Target
gubernur sekarang harus membawa Kaltim ini kelevel internasional. Oleh karena
itu, sekolah harus memperlancar peserta didik untuk menguasai Bahasa khususnya Bahasa
inggris karena Bahasa inggris sebagai Bahasa komunikasi internasional. Anak-anak harus disuruh lancar bahasa Inggris agar mampu bersaing diringkat global. Disamping
itu, kepala sekolah juga harus mengadakan rapat manajemen sekolah paling sedikit sekali seminggu hal
ini dilakukan untuk mengevaluasi pencapaian-pencapaian yang sudah dilakukan dan
memperbaiki kekurangan yang ada.
Kesembilan, Uji
kompetensi guru (UKG) akan dilaksanakan sekali setahun, ujian kompetensi ini sesuai
bidang studi yang diampuh oleh masing-masing guru. UKG ini wajib diikuti oleh
setiap guru. Uji ini juga dilakukan
untuk memonitoring kemampuan guru sesuai dengan disiplin ilmu yang mereka
miliki.
Kesepuluh, seleksi guru dan kepala sekolah rakyat, sekolah rakyat ini untuk mengkoordinir anak-anak yang tergolong miskin ekstrim. Nanti sekolah
rakyat kemensos yang tangani atau kelola, kepala sekolah menjadi pegawai kemensos sedangkan
gurunya masih dikelola oleh dinas provinsi. Sekolah rakyat ini bertujuan untuk memutus kemiskinan
agar semua warga dapat sekolah yang layak dan gratif. Sekolah rakyat ini menjadi salah satu program kementrian pendidikan.
Kesebelas, Distribusi
GTK, masalah mutasi dan penyebaran guru harus disesuaikan dengan kebutuhan
sekolah. Perihal kesalahan penempatan P3K di SK yang tidak sesuai dengan pengusulan
awal itu murni eror sistem dan hal itu sudah diperbaiki. Bagi yang sudah
terlanjut maka akan Kembali kesekolah asal melalui nota dinas. Kemudian, tena honor
bisa diangkat oleh sekolah dengan pertimbangan butuh tenaga, perihal gaji bisa
melalui bosda dengan rekening belanja jasa.
Keduabelas, Wawasan
lingkungan, gubernur meminta agar lahan kosong di sekolah ditanami pohon buah
biar lingkungan sekolah terasa sejuk dan nyaman, juga dapat menyeimbangi alam dalam rangka
mengurangi polusi udara. Sekolah yang memiliki potensi lahan yang yang kosong boleh membuat
proposal untuk pemberdayaan lahan tersebut. Misalnya, Rawa yang ada sekolah
boleh diubah menjadi kolam ikan air tawar, lahan kosong bisa ditanami bunga dan
pohon buah, dll.
Pendekatan
Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka
Deep
learning atau
pembelajaran mendalam merupakan pendekatan yang menekankan pada penciptaan
suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran (mindful),
bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful) melalui
olah pikir (intelektual), olah hati (etika), olah rasa (estetika), dan olah
raga (kinestetik) secara holistik dan terpadu.
Pembelajaran
kita di Indonesia saat masih tepaku pada buku teks, anak-anak sekedar tahu dan paham tetapi
tidak mendalam artinya anak-anak tidak mampu memaknai materi yang dipelajari. Mereka
menghafal materi tetapi tidak mampu mengaitkan pengetahuan baru dengan
pengetahuan yang sudah dipelajari, struktur kognitifnya tidak berkembang. Disinalah
terjadi yang kita sebut sebagai ‘learning loss’
Pembelajaran
mendalam adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang merangsang anak untuk
berpikir kritis. Deep learning bukan sekadar metode untuk
meningkatkan pemahaman siswa, melainkan sebuah pendekatan yang mengubah cara
belajar menjadi lebih aktif, kolaboratif, dan mendalam. Siswa mampu memaknai peristiwa alam maupun peristiwa sosial yang terjadi dengan cepat.
Pendekatan
pembelajaran ini sudah digunakan oleh kebanyakan negara-negara maju misalnya Cina,
Firlandia, dll. Di Cina anak-anak tidak lagi diajarkan untuk pelan-pelan asal
selamat tetapi cepat-cepat dan harus selamat, ini artinya pembelajaran yang
dilakukan harus menantang, berpacu dengan waktu.
Diakhir uraian materinya, mantan kepala sekolah SMAN 10 Samarinda tersebut berharap pendekatan deep learning ini sudah mulai dilaksanakan di sekolah-sekolah SMA, SMK, dan SLB di Kalimantan Timur.