Adapun Tema
yang diusung adalah "Menghidupkan Gerakan dan Memperkokoh Ukhuwa
Islamiah". Muscab ini dihadiri oleh PDM, Pimpinan Aisiah, dan Ketua
Lazismu Kabupaten Kutai Timur. Muscab dibuka dengan menyanyikan lagu Kebangsaan
Indonesia Raya, Mars Kabupaten Kutai Timur, dan Mars Muhammadiyah. Kemudian
dilanjutkan dengan laporan ketua panitia pelaksana (Ahmad Sofikun) lalu
sambutan ketua lazismu (H. Subhan) Setelah itu, sambutan sekaligus tausiah singkat
yang disampaikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kutai Timur (K.H
Suyuti). Muscab dibuka secara resmi oleh PDM.
"Mewakili warga muhammadiyah
kecamatan kaubun dan sekaligus segenap panitia pelaksana menyampaikan ucapan
terimakasih dan permohonan maaf kepada Pimpinan Muhammadiyah beserta anggota, pimpinan
Aisiah, ketua Lazismu beserta Rombongan. Ucapan terimakasih pula kepada pemerintah
desa Bumi Rapak, Kecamatan, KAU, dan Ketua MUI kecamatan Kaubun, segenap panitia dan
undangan serta peserta Muscab, karena atas keterlibatan kita semua Muscab ini
terlaksana” Ucap ketua panitia.
Ketua panitia
juga menyampaikan bahwa Muscab ini terlaksana atas dukungan dan suport dana
dari Pimpinan Daerah Muhammadiayah (PDM) sebesar lima juta rupiah. Uang
tersebut digunakan untuk sewa gedung, pembelian nasi kotak dan air mineral. Adapun jumlah undangan dalam Muscab ini
sebanyak 98 orang dengan rincian 15
orang peserta Muscab, 10 orang simpatisan, 13 orang jajaran PDM dan Aisiah serta 60 orang mustahiq atau penerima Baksos.
Diawal sambutannya
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kutai Timur, K.H Sayuti membeberkan
secara singkat sejarah Muhammadiayah. Beliau mengatakan organisasi Muhammadiyah
adalah organisasi tertua di Indonesia, jauh sebelum Nahdaul Ulama (NU) berdiri.
Muhammadiyah berdiri untuk memberikan semangat kepada rakyat agar berpikiran maju dan
bebas dari kebodohan dan kemiskinan. K.H Ahmad Dahlan sebagai pendiri
Muhammadiyah menyakini bahwa Kebangkitan sebuah bangsa harus dibarengi dengan
pendidikan sehingga gerakan yang pertama kali dilakukan oleh muhammadiayah adalah
mendirikan sekolah-sekolah.
Berdasarkan fakta yang dihimpun hingga sampai saat ini tecatat Sekolah
& Madrasah (SD-SMA/SMK): Terdiri dari sekitar 2.453 SD/MI, 1.599
SMP/MTs, dan 1.294 SMA/MA/SMK. Perguruan Tinggi: Terdapat
sekitar 162-172 Perguruan Tinggi Muhammadiyah–'Aisyiyah (PTMA) yang terdiri
dari universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik, dan akademi Pesantren: Muhammadiyah
memiliki 444 pesantren yang dimiliki secara resmi. Jumlah
Tenaga Pendidik: Lebih dari 75.000 guru mengajar di sekolah-sekolah
Muhammadiyah yang tersebar
diseluruh Indonesia.
"Jika bapak dan ibu ingin
menjadi orang yang soleh ayo bergabung dengan muhammadiayah" Tegas K.H Sayuti.
Menjadi orang
yang soleh memang sangat berat. Tantangan menjadi orang yang soleh adalah
Merasa cukup, bangga menjadi orang yang bodoh, Pelit dengan kelebihan tidak mau
berbagi atau sedekah, riaya atau tidak
iklas, dan selalu berbuat maksiat. Oleh karena itu, agar terhindar dari keempat
hal ini maka muhammadiyah mendorong umatnya untuk terus belajar, menjadi
generasi pembelajar. Diakahir tausiahnya PDM menekankan pentingnya kepemimpinan
dalam muhammadiyah yaitu kepemimpinan yang kolektif kolegial, merwat kebersamaan, berinovasi, dan
konsisten.
Idealnya, musyawarah
Cabang (Musycab) Muhammadiyah adalah forum tertinggi tingkat kecamatan (PCM)
yang diselenggarakan setiap empat atau lima tahun sekali untuk mengevaluasi
program kerja, merumuskan arah kebijakan organisasi, dan meregenerasi
kepemimpinan. Agenda utama Musycab meliputi laporan pertanggungjawaban, sidang
komisi, pemilihan pimpinan baru, dan konsolidasi gerakan dakwah. Muscab
biasanya diawali dengan permusyawaratan tingkat pimpinan (Mupimcab) untuk
menetapkan calon pimpinan. Dalam pelaksanaannya Muscab Fokus utamanya adalah
menjaga pergerakan organisasi agar tetap dinamis dan tidak statis.




.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)










.jpeg)


.jpeg)

.jpeg)






.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)











.jpeg)


.jpeg)

.jpeg)






.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar