Senin, September 14

Kaubun Gelar Sholat Istisqa, Khatib Ajak Introspeksi Diri dan Jaga Kelestarian Alam


KAUBUN, 15 September 2026 — Sholat sunnah Istisqa dilaksanakan secara berjamaah di Lapangan Mini Soccer Desa Bumi Rapak. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan jamaah, tokoh masyarakat, unsur pemerintah desa dan kecamatan, UPT Pertanian dan Kesehatan, Kapolsubsektor dan Babinsa, serta unsur pendidikan meliputi kepala sekolah, guru dan pelajar SMP/SMA.

Sholat dimulai pukul 07.00 WITA dan diakhiri dengan doa bersama. Sholat sunnah Istisqa ini dipimpin oleh H. Faturahman, sedangkan H. Sulchan Arif (Kepala KUA Kecamatan Kaubun) bertindak sebagai khatib. Sebelum pelaksanaan sholat, H. Faturahman menyampaikan tata cara pelaksanaan sholat sunnah Istisqa.

Sholat Istisqa adalah sholat sunnah muakkadah (sangat dianjurkan) yang dilaksanakan guna memohon kepada Allah SWT agar menurunkan air hujan pada saat terjadi kekeringan atau musim kemarau yang berkepanjangan. Sholat ini dikerjakan 2 rakaat, menyerupai tata cara sholat Idul Fitri tanpa azan dan iqamah. Kecamatan Kaubun sendiri merupakan salah satu wilayah yang terdampak kekeringan cukup lama; sumur warga mulai mengering, cuaca terasa sangat panas, dan tanah tampak kering kerontang.

Dalam khutbahnya, H. Sulchan Arif menegaskan: “Kita berkumpul di sini bukan sekadar meminta hujan turun, melainkan untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. Di saat langit tampak kering dan tanah merindukan air, inilah saat yang tepat untuk melakukan muhasabah — introspeksi diri. Janganlah kita menyalahkan alam semata, melainkan periksa kembali apa yang telah kita perbuat.”

Beliau melanjutkan: “Kita sedang bermunajat, mengetuk pintu langit dengan harapan Allah segera menurunkan hujan yang memberi kehidupan. Namun ketahuilah, kekeringan ini hendaknya dijadikan sarana introspeksi diri, bukan sekadar mengevaluasi berkurangnya air. Keringnya sumber air bisa jadi adalah teguran agar kita kembali kepada-Nya dan memperbaiki sikap.”

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:

“Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan.” (QS. Al-An'am: 99)

“Dan Kami turunkan dari langit air yang memberkati, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun dan tanaman-tanaman yang dapat dipanen.” (QS. Qaf: 9)

Air adalah anugerah sekaligus tanda kekuasaan Allah. Jika kita bertakwa dan memohon ampun dengan sungguh-sungguh, niscaya Allah akan membukakan pintu keberkahan dari langit. Kekeringan yang kita alami ini dijadikan-Nya sebagai momen muhasabah — saat merenungi kelalaian kita dalam menjaga amanah-Nya.

Berikut adalah pesan-pesan penting yang beliau sampaikan:

  1. Gunakan air secukupnya, sesuai kebutuhan. Jangan boros dan jangan berlebihan, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang boros.
  2. Pahamilah makna kekeringan: bukan hanya soal sulitnya memperoleh air, melainkan juga ujian kepedulian antar sesama. Mari kita saling berbagi air kepada mereka yang terdampak lebih berat.
  3. Pemerintah, perusahaan, sekolah, dan seluruh masyarakat harus peduli terhadap air. Air adalah hak bersama sekaligus tanggung jawab kita semua.
  4. Perlakukan alam dengan baik dan gunakan air dengan bijak. Jangan merusak sumber kehidupan yang Allah titipkan kepada kita.
  5. Jadikan masa sulit ini sebagai momentum berbagi. Bagikan air, tenaga, dan kepedulian kepada sesama yang membutuhkan.

Di akhir khutbahnya, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaubun tersebut mengajak seluruh jamaah untuk bertaubat dan memohon ampun kepada Allah SWT.

“Marilah kita bertobat, memohon ampun, kembali kepada-Nya, memperbaiki tingkah laku, dan menjaga kelestarian alam. Semoga Allah menerima amal ibadah kita, melunakkan hati kita, dan segera menurunkan hujan yang lebat, bermanfaat, dan membawa rahmat. Semoga kita semua diselamatkan, diberi keberkahan air, serta dijaga dari kerusakan alam.”
























 

Kaubun Gelar Sholat Istisqa, Khatib Ajak Introspeksi Diri dan Jaga Kelestarian Alam

KAUBUN, 15 September 2026 — Sholat sunnah Istisqa dilaksanakan secara berjamaah di Lapangan Mini Soccer Desa Bumi Rapak. Kegiatan ini diha...