Disamping sosialisasi masalah RAT Firman juga menghimbau kepada pengurus koperasi agar melakukan pergantian kepengurusan jika masa jabatan sudah selesai. Hal ini menjadi penting agar tidak terjadi kecemburuan sosial dan kecurigaan dari anggota yang menimbulkan laju roda koperasi terhambat. "Jabatan dalam koperasi berbeda dengan jabatan profesi lain, jabatan koperasi bisa seumur hidup asal dilakukan melalui pemilihan, meskipun terpilih kembali". Imbuh Kabid tersebut. Beliau melanjutkan bahwa Quorum RAT harus memenuhi aturan yaitu 50% + 1 dari anggota yang hadir, jumlah ini harus dipenuhi jika tidak RAT tidak qourum dan dianggap tidak syah. Jika jumlah tersebut tidak juga terpenuhi maka dapat dilakukan Pra RAT dilakukan seperti RAT biasa tetapi disyahkan pada RAT berikutnya dengan agenda pengesahan untuk memenuhi qourum tersebut.
Jumat, Oktober 21
SOSIALISASI DAN PENGAWASAN, KOPERASI TIDAK RAT DIBEKUKAN ; FIRMAN WAHYUDI, SE., MM.
Disamping sosialisasi masalah RAT Firman juga menghimbau kepada pengurus koperasi agar melakukan pergantian kepengurusan jika masa jabatan sudah selesai. Hal ini menjadi penting agar tidak terjadi kecemburuan sosial dan kecurigaan dari anggota yang menimbulkan laju roda koperasi terhambat. "Jabatan dalam koperasi berbeda dengan jabatan profesi lain, jabatan koperasi bisa seumur hidup asal dilakukan melalui pemilihan, meskipun terpilih kembali". Imbuh Kabid tersebut. Beliau melanjutkan bahwa Quorum RAT harus memenuhi aturan yaitu 50% + 1 dari anggota yang hadir, jumlah ini harus dipenuhi jika tidak RAT tidak qourum dan dianggap tidak syah. Jika jumlah tersebut tidak juga terpenuhi maka dapat dilakukan Pra RAT dilakukan seperti RAT biasa tetapi disyahkan pada RAT berikutnya dengan agenda pengesahan untuk memenuhi qourum tersebut.
Kamis, Oktober 13
PERDANA PASCA PANDEMI; MENANAMKAN KECINTAAN KEPADA RASULULLAH SAW MELALUI MAULID NABI
![]() |
| Ustaz Asfar, S.Ag. |
Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 dini hari dengan menampilkan kelompok Habsi binaan Siti Tazkirah, S.Pd. selaku Guru Agama Islam. Suara nyanyian, gendang dan rebana dari Duwi Warna Wati dan kawan-kawan memecah gurauan peserta sehingga semua mata dan telingga berpusat pada sumber suara tersebut.
![]() |
| Kepsek sedang menyampaikan sambutan |
Kemudian beliau juga berharap kepada siswa-siswi agar dapat mendengarkan atau menyimak dengan baik isi tausiah yang disampaikan oleh ustaz nanti sehingga bisa dibawah pulang untuk dijadikan pedoman hidup sehari-hari. Diakhir sambutannya Ia juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu khususnya guru Agama Islam dan anggota OSIS karena tanpa kerjasama yang baik dari semua pihak sehingga kegiatan ini tidak terlaksana semeriah ini. "Permohonan maaf saya sampaikan jika dalam kegiatan ini ada hal-hal yang kurang berkenan di hati kita semua." Ujar beliau sambil menutup sambutannya.
![]() |
| Deretan Pohon Telur |
Beber beliau lagi, seseorang orientalis melakukan peneliatian terhadap 100 tokoh dunia. Dari 100 tokoh tersebut hanya 1 tokoh yang tidak berpendidikan, bersifat Ummi "buta huruf" tidak bisa baca tulis tetapi berpengaruh dan memiliki peranan besar terhadap perubahan tatanan kehidupan dunia, hingga sampai saat ini tidak sedikit orang yang mengaguminya, tokoh tersebut tiada lain dan tiada bukan adalah Nabi Muhammad SAW. Hal inilah yang menjadi keistimewaan tersendiri dari dalam diri Rasululluh. Ini terjadi karena Allah SWT selalu bersamanya. Allah selalu mengajarinya, mencintai, dan melindunginya. Untuk itu, jika kita ingin seperti Rasulullah maka ikuti sifat-sifatnya niscaya Allah akan selalu bersama kita.
Diakhir tausinya ustaz Asfar mengajak kepada semua peserta untuk selalu bersalawat baik suka maupun duka karena dengan bersalawat akan dipermudah segala urusan, selalu disehatkan, dan dipanjangkan umur. Bagi siswa-siswi kalau mau pintar dan cerdas, ingin mendapatkan juara amalkan selalu salawat kepada Nabi Muhammad SAW. Begitu dasyatnya keajaiban dari salawat tersebut.Adapun hikmah Maulid Nabi Muhammad kali ini adalah jadilah siswa yang pintar, cerdas, rajin, baik, nurut, hormat terhadap guru, dan taat melaksanakan sholat. Disamping itu, selalu mengamalkan salawat, mengerjakan sholat lima waktu, sholat duha, menghindari makanan yang haram, dll. Intinya lakukan semua hal-hal yang baik dan jauhi atau tinggalkan perbuatan buruk sesuai anjuran Al-quran dan Hadis yang diwariskan oleh Nabi Muhammad SAW. Misalnya di sekolah menaati aturan, disiplin, bekajar yang rajin, saling menghormati, tolong menolong, dll. Dengan begitu kalian sudah membuktikan kecitaannya kepada Rasulullah.
![]() |
| Pembagian Amplop |
Kemudian, kegiatan berakhir sekitar jam 11.30 ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Asfar, S.Ag. Semoga kegiatan ini membawa perubahan yang mendasar bagi peserta kegiatan khususnya dalam bidang keagamaan. Disamping itu, semoga kegiatan yang sama ditahun-tahun yang akan datang lebih semarak dan lebih meriah lagi. aamiin !
![]() |
| Deretan pohon telur di luar Mushollah |
![]() |
| Kelompok Habsi SMAN 1 Kaubun |
Kamis, September 20
PENGURUS PGRI CABANG KAUBUN – KARANGAN RESMI DILANTIK “BEGINI SAMBUT PAK CAMAT DAN KETUM PGRI KALTIM”
Adapun susunan pengurus cabang Kaubun; Budi Handoko, SP., M.Pd. (ketua), I Ketut Kartana, M.Pd. (wakil ketua), Junaidi, S.Pd.I (sekertaris), Pujo Subuh Handoko, S.Pd. (wakil sekertaris), dan Israbiah Lestari, S.Pd., SD (bendahara. Sedangkan PGRI cabang Karangan ; Nurhamidah, S.Pd.I (ketua), Anang Tjahja Triwibowo, M.Pd. (wakil ketua), Yaniek Ekowati, M.Pd. (sekertaris). Dan Nurwahidah, S.Hi. (bendahara).
Pelantikan dilaksanakan di gedung serbaguana (aula) SMP Negeri 1 Kaubun. Dihadiri oleh berbagai unsur terkait yakni; kepala UPT Kecamatan Kaubun–Karangan, Camat Kaubun – Karangan, ketua PGRI Kutai Timur dan Kalimantan Timur, serta beberapa guru dan staf TK, SD, SMP, dan SMA disekita tempat kegiatan.
Acara berlangsung singkat, dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Jamhari, SP, M.Pd. kemudian dilanjutkan dengan pelantikan. pelantikan kali ini sedikit berbeda dengan biasanya. Jika biasanya ikrar janji dibacakan oleh yang melatik lalu diikuti oleh segenap pengurus yang dilantik. Tetapi, kali ini justru yang dilantiklah yang membacakan ikrar janjinya, dalam hal ini adalah ketua yang diikuti oleh anggota pengurus.
“Yang membacakan sumpah dan janji bukan saya, karena saya bukan orang yang dilantik. saya hanya mengarahkan dan meyaksikan. Silahkan masing-masing ketua cabang PGRI Kaubun-Karangan maju ke depan untuk membacakan janjinya, pengurus lain silahkan mengikuti”. Tegas H. Musyahrin, mantan Kepala Dinas Provinsi Kalimatan Timur itu kala itu.
Setelah pengurus selesai dilantik, camat kaubun dan ketua PGRI Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan sambutan. Camat Kaubun selaku dewan penasehat PGRI cabang Kaubun tampil lebih dulu. Beliau menyadari betul bahwa Kesuksesan dan keberhasil yang diperolehnya tidak terlepas dari peran guru. Oleh karena itu, guru sangat dibutuhkan. Ia juga menyambut baik program kerja PGRI. harmonisasi dan koordinasi antara lembaga perlu dilakukan. organisasi PGRI yang membingkai elemen guru harus hadir ditengah-tengah masyarakat karena perannya sangatlah penting.
“Saya dapat berdiri di depan ini atas berkat perjuangan guru, keberhasilan yang saya capai saat ini hasil dari tangan kreatif guru. Untuk itu, PGRI sebagai organisasi keguruan harus mampu meningkatkan mutu kehidupan kita. PGRI harus menjadi pilar projet pencerdasan dan kesejahteraan rakyat sehingga generasi berikutnya dapat meraih sukses gemilang”. ucap Muh. Amin, SP.
Sedangkan, pesan ketua PGRI Provinsi Kalimantan Timur adalah akan pentingnya profesional dan solidaritas mengingat jabatan guru adalah jabatan profesional. Profesi guru tidak boleh disamakan dengan “tukang sampah” karena tidak bisa digantikan oleh orang lain.
“PGRI adalah organisasi profesi, yakni kumpulan orang-orang profesional, yang jabatannya diakui. Profesi guru tidak boleh disamakan dengan tukang sampah jalanan. Profesi guru sudah diatur melalui UU Guru dan Dosen”. Sahut H. Musyahrin.
Sambung beliau, Disamping organisasi profesi, PGRI juga adalah organisasi perjuangan. PGRI hadir untuk memperjuangkan nasib guru, memperbaiki kesejahteraan guru. Dengan adanya oraganisasi PGRI guru semakin membaik saat ini.
“PGRI adalah organisasi perjuangan, memperjuangkan hak-hak guru yang dikungkung oleh penguasa. PGRI berjuang tidak dengan melakukan demonstrasi atau turun ke jalan melainkan berjuang secara profesional yakni melakukan lobi-lobi poltik, diskusi, dan audiensi dengan pengambil kebijakan. Hasilnya apa? Yang mengusulkan UU guru dan Dosen adalah PGRI, yang mengusulkan pengurangan jam wajib mengajar 24 jam adalah PGRI. Pokoknya PGRI selalu hadir memperjuangan nasib guru”. Tegasnya.
Lanjutnya lagi, ”kalau pendidikan mau berhasil guru harus diperhatikan. Kalau generasi mau cerdas guru harus dijadikan prioritas kesejahteraan. Keberhasilan pendidikan tidak terletak pada kemegahan gedungnya tetapi pada peran seorang guru”.
Mengahiri sambutannya, Mantan Kepala Dinas Provinsi Kalimatan Timur itu berpesan untuk menggelorakan semangat kebersamaan, tingkatkan solidaritas, hindari politik pecah belah, saling tolong menolong antara sesama. sukses untuk pengurus PGRI cabang Kaubun – Karangan.
Yel-yel PGRI
Hidup guru .... hidup
Hidup PGRI .... hidup
Solidaritas ... yes
(Oleh : Subroto)
Selasa, Agustus 22
LKBB MERIAHKAN HUT RI KE 72 “Ratusan Pelajar Padati Jalan Poros Kaubun”
KAUBUN__“Siaaaaap gerak. Langkah tegak majuuuu jalan. Buka… tutup barisaaan… jalan”. Teriakan keras membumbung yang memekkan telinga dari salah satu komandan barisan gerak jalan salah satu sekolah dasar.
7 PENGAWAS DAN 34 KEPSEK DIKUKUHKAN “Jabatan Fungsional SMA, SMK, Dan SLB Kutim Sumringah”
KONFERCAB PGRI KAUBUN KUATKAN SOLIDITAS DAN SOLIDARITAS MENUJU PGRI YANG BERKUALITAS
CEREMONILA KEGIATAN KAUBUN- Acara Pembukaan Konferensi Cabang Masa Bakti Ke - XXIII PGRI Cabang Kaubun dilaksanakan di Aula SMP Negeri 1 Ka...
-
KAUBUN-BumiRapak: Muhammadiyah Cabang Kaubun menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Muhammadiyah ke-1 di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Bum...
-
Tulisan ini terinspirasi dari isi ceramah yang disampaikan oleh Ustaz Rois salah satu guru SMK 1 Kaliorang dalam acara Majelis Taklim PGRI A...
-
PENYOLONGAN_ Sabtu, 7 Maret 2026 dilaksanakan Buka Bersama di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tahfiz Alquran At-Tanwin Penyolongan Sang...


.jpeg)








.jpeg)
.jpeg)