Dalam laporannya ketua panitia pelaksana, Matkaeni
menyampaikan bahwa jumlah peserta yang diundang dalam kegiatan ini adalah 82
orang yang merupakan perwakilan dari tiap sekolah TK-SMA. Perihal anggran
kegiatan tidak ada bantuan dari pihal lain.
Ketua PGRI Kabupaten Kutai Timur, Yetti Arika Desiviana selaku
Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur, dalam sambutannya
mengajak semua elemen yang berkecimpung dalam dunia pendidik untuk bersinergi
dalam membangun dan memajukan organisasi PGRI.
“PGRI adalah organisasi kita
semua guru, kepala sekolah, pengawas, dan staf kariawan. Organisasi PGRI adalah
organisasi intelek, bagaimana PGRI ini kita bangun, kita rencanakan, dan kita
laksanakan menjani
organisasi yang kuat dan mandiri,” ajak Yetti.
Ketua PGRI Kabupaten Kutai Timur juga memaparkan bahwa PGRI cabang Kaubun merupakan salah satu cabang PGRI yang banyak melaksanakan kegiatan, untuk itu perlu didukung, salah satunya dengan menertibkan pembayaran iuran wajib anggota. Disamping itu, beliau juga berharap kepengurusan yang terpilih nanti lebih giat lagi, kepengurasan harus melibatkan perempuan dan melibatkan guru dimasing-masing jenjang.
Muhammad Abdurahman selaku Koordinator Wilayah (Korwil)
Pendidikan Kecamatan Kaubun dalam sambutannya menegaskan pentingnya memilih
ketua dan pengurus yang berkompeten.
“Organisasi PGRI adalah organisasi guru yang merupakan
kumpulan orang-orang terdidik maka dari itu penting sekali kita memilih ketua
dan pengurus yang berkompeten sehingga organisasi ini berjalan dengan baik
sesuai harapan kita bersama,” tegas Abdurahman.Diakhir sambutannya korwil, pria yang disapa Abdurahman
tersebut membuka kegiatan konfercab secara resmi.
Adapun laporan pertanggungjawaban pengurus demosioner disampaikan
oleh Budi Handoko ketua PGRI periode 2018-2026. Dalam laporannya beliau
memaparkan beberapa program kegiatan yang telah suksus dilaksanakan dan
berdampak bagi sekolah, guru, dan peserta didik.
“Beberapa program kerja
yang sudah kami
laksanakan adalah peningkatan kapasitas atau kompetensi guru melalui
worksop yang diikuti
oleh guru disetiap jenjang, bantuan sosial, penggalangan dana kemanusiaan,
aktif mengikuti
lomba
ditingkat kecamatan dan kabupaten, Advokasi hukum atau bantuan hukum untuk guru
dan tenaga kependidikan, dalam bidang ekonimi iuran wajib anggota dan koperasi
PGRI yang berkembang
pesat, bidang sosial dan kerjasama selalu terbantukan baik dengan masayarakat,
Perusahaan, maupun pemerintah desa dan kecamatan. Aktif juga dalam merayakan
hari besar nasional misalnya hari pendidikan, hari guru, HUT RI, dan aktif dalam kegiatan lomba
tingkat sekolah dan kabupaten,” tegas Handoko.
Berakhirnya laporan kepengurusan ini manjadi akhir dari semua
rangkaian kegiatan acara pembukaan atau ceremonial Konfercab PGRI Masa
Bakti Ke-XXIII. Kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
DINAMIKA RAPAT PLENO
Konferensi cabang dilaksanakan melalui sidang pleno dan rapat komisi, mulai dari sidang pleno 1 sampai dengan sidang pleno 5, berikut penjelasan singkatnya.
Sidang pleno 1 dipimpin oleh Selvi, membahas tentang
laporan pemeriksaan mandat persekolah dan pembacaan tatatertib sidang.
Berdasarkan laporan tersebut mandat diberikan kepada 24 sekolah yakni TK-SMA,
masing-masing sekolah mendelegasikan tiga orang sebagai peserta konferensi.
Sidang pleno 2 dipinpin oleh Sudi Hartoyo yang mebahas tentang
laporan program dan laporan keuangan yang disampaikan oleh ketua dan bendahara
demosioner. Pada sesi ini dinamika muncul untuk menanyakan kelengkapan detail
laporan keuangan. Semestinya laporan keuangan harus dibuat rinci peritem berdasarkan
pemasukan dan pengeluaran mengingat kuangan meruapakan hal yang sensitif.
- 1. Menolak iuran wajib anggota sebesar Rp. 25.000,00,- perbulan
- 2. Mendorong agar insentif guru dan tendik dinaikan kembali.
- 3. Kaderisasi anggota atau seminar anggota tentang organisasi.
- 4. Advokasi status P3K menjadi ASN.
- 5. Pembuatan website PGRI sebagai pusat informasi dan komunisi.
- 6. Menetapkan iuran wajib anggota sebesar Rp. 15.000,00,- perbulan
Sindang pleno
4 dipimpin ole Subianto, membahas tentang bakal calon dan penentuan calon ketua dan wakil ketua serta penyampaian visi dan misi. Sebelumnya
usulan nama-nama calon ketua dan wakil ketua sudah dilakukan melalui ranting
atau sekolah masing. Adapun calon ketua dan wakil ketua PGRI yang diusulkan;
Calon ketua;
|
Nama |
NPA |
Keterangan |
|
|
1. |
M. Abdurahman,
S.Pd.,M.AP |
|
Pengurus dan Anggota
Aktif PGRI Cabang Kaubun |
|
2. |
Sujarwo, S.Pd |
|
Anggota Aktif PGRI
Cabang Kaubun |
|
3. |
Fitriyana, M.Pd |
|
Anggota Aktif PGRI
Cabang Kaubun |
|
4. |
Sigit Aljihad, S.Pd |
|
Anggota Aktif PGRI
Cabang Kaubun |
|
5. |
Aspita Sri W, M.Pd |
|
Pengurus dan Anggota
Aktif PGRI Cabang Kaubun |
|
No |
Nama |
NPA |
Keterangan |
|
1. |
Jamiludin,M.Pd |
|
Pengurus
dan Anggota Aktif PGRI Cabang Kaubun |
|
2. |
Sudi
Hartoyo,S.Pd |
|
Pengurus
dan Anggota Aktif PGRI Cabang Kaubun |
|
3. |
Subiyanto,S.Pd |
|
Pengurus
dan Anggota Aktif PGRI Cabang Kaubun |
|
4. |
Siti
Nur Aisyah,S.PdI.
, M.Pd |
|
Pengurus
dan Anggota Aktif PGRI Cabang Kaubun |
|
5. |
Candra
Birawa,M.Pd |
|
Pengurus
dan Anggota Aktif PGRI Cabang Kaubun |
Sidang pleno 5 dipimpin oleh Mursalam, sidang pleno 5 merupakan
penguman
dan pengesahan ketua dan
wakil ketua PGRI terpilih. Adapun ketua Ketua
dan wakil ketua PGRI terpilih beserta sekertaris dan bendahara melalui
rapat formatur adalah sebagai berikut :
Ketua : Muhammad Abdurrahman
Wakil Ketua : Jamiludin
Sekertaris : Siti Nur Aisyah
Bendahara :
Aspita Sri Wahyuni
Semoga pengurus terpilih dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

.jpeg)
.jpeg)





.jpeg)




















.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar