Selasa, Mei 12

KONFERCAB PGRI KAUBUN KUATKAN SOLIDITAS DAN SOLIDARITAS MENUJU PGRI YANG BERKUALITAS

CEREMONILA KEGIATAN
KAUBUN- Acara Pembukaan Konferensi Cabang Masa Bakti Ke-XXIII PGRI Cabang Kaubun dilaksanakan di Aula SMP Negeri 1 Kaubun (Selasa, 12 Mei 2026) acara dimulai jam 9.00. Hadir dalam acara pembukaan ini adalah Ketua PGRI Kabuten Kutai Timur serta Sekertaris umum dan bendahara, Pimpinan Manajemen PT. GAM beserta tim, Korwil Kecamatan Kaubun, Pengawas, Kepala Sekolah dan delegasi 3 orang guru persekolah TK-SMA. Acara pembukaan ini dimeriahkan oleh marcin band dan tari dayak.

Dalam laporannya ketua panitia pelaksana, Matkaeni menyampaikan bahwa jumlah peserta yang diundang dalam kegiatan ini adalah 82 orang yang merupakan perwakilan dari tiap sekolah TK-SMA. Perihal anggran kegiatan tidak ada bantuan dari pihal lain.  

Peserta yang mengikuti konfercab berjumlah 82 orang yang merupakan representif dari perwakilan guru masing-masing sekolah. Cara ini diambil sesuai dengan aturan pemilihan ketua yang terkandung dalam AD/ART organisasi dan pertimbangan efisiensi dan efektivitas masing-masing sekolah, idealnya sekolah-sekolah saat ini masih sibuk mempersiapkan ujian semester genap. Dan Adapun biaya yang digelontorkan untuk kegiatan konfercab ini adalah murni dari kas PGRI, Ungkap Matkaeni  

Ketua PGRI Kabupaten Kutai Timur, Yetti Arika Desiviana selaku Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur, dalam sambutannya mengajak semua elemen yang berkecimpung dalam dunia pendidik untuk bersinergi dalam membangun dan memajukan organisasi PGRI.

PGRI adalah organisasi kita semua guru, kepala sekolah, pengawas, dan staf kariawan. Organisasi PGRI adalah organisasi intelek, bagaimana PGRI ini kita bangun, kita rencanakan, dan kita laksanakan menjani organisasi yang kuat dan mandiri,” ajak Yetti.

Ketua PGRI Kabupaten Kutai Timur juga memaparkan bahwa PGRI cabang Kaubun merupakan salah satu cabang PGRI yang banyak melaksanakan kegiatan, untuk itu perlu didukung, salah satunya dengan menertibkan pembayaran iuran wajib anggota. Disamping itu, beliau juga berharap kepengurusan yang terpilih nanti lebih giat lagi, kepengurasan harus melibatkan perempuan dan melibatkan guru dimasing-masing jenjang.

PGRI Kaubum sudah banyak menorehkan prestasi dan penghargaan. Mari kita sama-sama besarkan PGRI ini dengan tetap membayar iuran wajib anggota. Iuaran ini pertingkatan akan berbeda-beda begitu juga dengan kegiatannya khusus cabang lebih banyak berkegiatan. Masa kepengurusan 5 tahun setelahnya akan dipilih kembali, mari kita buat organisasi ini lebih maksimal lagi, kepengurusan yang baru harus lebih intens lagi. Persentase perempuan masuk dalam kepengurusan adalah 30%, semua elemen dirangkul khususnya guru dari TK, SD, SMP, dan SMA,” Sambung Yetti.

Muhammad Abdurahman selaku Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Kaubun dalam sambutannya menegaskan pentingnya memilih ketua dan pengurus yang berkompeten.

“Organisasi PGRI adalah organisasi guru yang merupakan kumpulan orang-orang terdidik maka dari itu penting sekali kita memilih ketua dan pengurus yang berkompeten sehingga organisasi ini berjalan dengan baik sesuai harapan kita bersama,” tegas Abdurahman.

Diakhir sambutannya korwil, pria yang disapa Abdurahman tersebut membuka kegiatan konfercab secara resmi.

Adapun laporan pertanggungjawaban pengurus demosioner disampaikan oleh Budi Handoko ketua PGRI periode 2018-2026. Dalam laporannya beliau memaparkan beberapa program kegiatan yang telah suksus dilaksanakan dan berdampak bagi sekolah, guru, dan peserta didik.

“Beberapa program kerja yang sudah kami laksanakan adalah peningkatan kapasitas atau kompetensi guru melalui worksop yang diikuti oleh guru disetiap jenjang, bantuan sosial, penggalangan dana kemanusiaan, aktif mengikuti lomba ditingkat kecamatan dan kabupaten, Advokasi hukum atau bantuan hukum untuk guru dan tenaga kependidikan, dalam bidang ekonimi iuran wajib anggota dan koperasi PGRI yang berkembang pesat, bidang sosial dan kerjasama selalu terbantukan baik dengan masayarakat, Perusahaan, maupun pemerintah desa dan kecamatan. Aktif juga dalam merayakan hari besar nasional misalnya hari pendidikan, hari guru, HUT RI, dan aktif dalam kegiatan lomba tingkat sekolah dan kabupaten,” tegas Handoko.

Laporan keuangan disampaikan secara global oleh bendahara umum, Puspitasari. Berdasarkan laporan keuangan yang yang dibagikan bahwa selama 2018 – 2026 mengelola uang sebesar Rp. 331.621.000,- dengan rincian pemasukan iuran anggota Rp. 220.346.000,- bantuan hibah Rp. 111.275.000,- Kemudian pengeluaran selama kepengurusan Rp. 317.929.402,- dengan rincian kegiatan organisasi Rp. 246.294.402, rapat dan operasional Rp. 51.477.000, kegiatan sosial Rp. 20.158.000,- hingga saldo akhir atau sisa kas per 12 Mei 2026 sebesar Rp. 13.691.598,-

Berakhirnya laporan kepengurusan ini manjadi akhir dari semua rangkaian kegiatan acara pembukaan atau ceremonial Konfercab PGRI Masa Bakti Ke-XXIII. Kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

DINAMIKA RAPAT PLENO
Konferensi cabang dilaksanakan melalui sidang pleno dan rapat komisi, mulai dari  sidang pleno 1 sampai dengan sidang pleno 5, berikut penjelasan singkatnya.  

Sidang pleno 1 dipimpin oleh Selvi, membahas tentang laporan pemeriksaan mandat persekolah dan pembacaan tatatertib sidang. Berdasarkan laporan tersebut mandat diberikan kepada 24 sekolah yakni TK-SMA, masing-masing sekolah mendelegasikan tiga orang sebagai peserta konferensi.

Sidang pleno 2 dipinpin oleh Sudi Hartoyo yang mebahas tentang laporan program dan laporan keuangan yang disampaikan oleh ketua dan bendahara demosioner. Pada sesi ini dinamika muncul untuk menanyakan kelengkapan detail laporan keuangan. Semestinya laporan keuangan harus dibuat rinci peritem berdasarkan pemasukan dan pengeluaran mengingat kuangan meruapakan hal yang sensitif.

Sidang pleno 3 dipimpin oleh Ahmad Kusairi, membahasa tentang rapat komisi A, B, dan C. Komisi A (Organisasi dan Kaderisasi) Membahas tentang penguatan organisasi PGRI tingkat cabang, Fokus pada kaderisasi pengurus, Digitalisasi organisasi, dan Pemberdayaan perempuan dalam kepemimpinan PGRI. Komisi B (Program Kerja/Pendidikan) tentang Menyusun rencana kerja umum atau program prioritas untuk satu tahun ke depan, Membahas program peningkatan mutu pendidikan dan pengajaran, Pengembangan ilmu pengetahuan dan pelatihan guru. Komisi C (Kesejahteraan dan Perlindungan Guru) Fokus pada upaya memperjuangkan kesejahteraan anggota (guru), Membahas perlindungan profesi guru, dan Perbaikan kebijakan tata kelola guru dan peningkatan kualitas Pendidikan. Beberapa usulan yang muncul dalam rapat komisi ini adalah :

  1. 1.    Menolak iuran wajib anggota sebesar Rp. 25.000,00,- perbulan
  2. 2.    Mendorong agar insentif guru dan tendik dinaikan kembali.
  3. 3.    Kaderisasi anggota atau seminar anggota tentang organisasi.
  4. 4.    Advokasi status P3K menjadi ASN.
  5. 5.    Pembuatan website PGRI sebagai pusat informasi dan komunisi.
  6. 6.    Menetapkan iuran wajib anggota sebesar Rp. 15.000,00,- perbulan

Sindang pleno 4 dipimpin ole Subianto, membahas tentang bakal calon dan penentuan calon ketua dan wakil ketua serta penyampaian visi dan misi. Sebelumnya usulan nama-nama calon ketua dan wakil ketua sudah dilakukan melalui ranting atau sekolah masing. Adapun calon ketua dan wakil ketua PGRI yang diusulkan;

Calon ketua;

No

Nama

NPA

Keterangan

1.

M. Abdurahman, S.Pd.,M.AP

 

Pengurus dan Anggota Aktif PGRI Cabang Kaubun

2.

Sujarwo, S.Pd

 

Anggota Aktif PGRI Cabang Kaubun

3.

Fitriyana, M.Pd

 

Anggota Aktif PGRI Cabang Kaubun

4.

Sigit Aljihad, S.Pd

 

Anggota Aktif PGRI Cabang Kaubun

5.

Aspita Sri W, M.Pd

 

Pengurus dan Anggota Aktif PGRI Cabang Kaubun


Calon Wakil Ketua;

No

Nama

NPA

Keterangan

1.

Jamiludin,M.Pd

 

Pengurus dan Anggota Aktif PGRI Cabang Kaubun

2.

Sudi Hartoyo,S.Pd

 

Pengurus dan Anggota Aktif PGRI Cabang Kaubun

3.

Subiyanto,S.Pd

 

Pengurus dan Anggota Aktif PGRI Cabang Kaubun

4.

Siti Nur Aisyah,S.PdI. , M.Pd

 

Pengurus dan Anggota Aktif PGRI Cabang Kaubun

5.

Candra Birawa,M.Pd

 

Pengurus dan Anggota Aktif PGRI Cabang Kaubun

Sidang pleno 5 dipimpin oleh Mursalam, sidang pleno 5 merupakan penguman dan pengesahan ketua dan wakil ketua PGRI terpilih. Adapun ketua Ketua dan wakil ketua PGRI terpilih beserta sekertaris dan bendahara melalui rapat formatur adalah sebagai berikut :

Ketua                       : Muhammad Abdurrahman

Wakil Ketua             : Jamiludin

Sekertaris                : Siti Nur Aisyah

Bendahara               : Aspita Sri Wahyuni

Semoga pengurus terpilih dapat menjalankan tugasnya dengan baik.































Tidak ada komentar:

KONFERCAB PGRI KAUBUN KUATKAN SOLIDITAS DAN SOLIDARITAS MENUJU PGRI YANG BERKUALITAS

CEREMONILA KEGIATAN KAUBUN-  Acara Pembukaan Konferensi Cabang Masa Bakti Ke - XXIII PGRI Cabang Kaubun dilaksanakan di Aula SMP Negeri 1 Ka...