Sabtu, Maret 11

HIKMAH SUBUH BERSAMA USTAZ NURHADI



BUMI RAPAK__ Minggu (12/02/17) tepatnya jam 04:48 dini hari, telah dilaksanakan kegiatan majelistaklim atau ceramah agama di Masjid Nurul Iman Desa Bumi Rapak Kecamatan Kaubun yang dipelopori oleh Mahasiswa/i STIE Nusantara Sangata Kutai Timur. Kegiatan tersebut dalam agenda atau program Kuliah Kerja Nyata (KKN) posko II.
Ada pun penceramah pada kegiatan ini adalah bapak al-ustaz Nurhadi, belia selaku orang nomor satu di Kaubun dalam bidang keagamaan yaitu kepala Majelis Ulam Indonesia (MUI). Sedangkan peserta majelis adalah berasal dari berbagai  tokoh seperti; tokoh keagamaan yaitu kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaubun beserta staf, tokoh pendidikan yaitu dewan guru SD, SMP, dan SMA di Kecamatan Kaubun, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tidak ketinggalan juga takmir masjid dan remaja masjid Nurul Iman selaku mitra penyelenggara.
Kegiatan dimulai dengan shalat subuh secarah berjamah yang diimami oleh bapak Nurhadi. Setelah usai shalat dan doa bersama dilanjutkan dengan tausiah atau ceramah agama yang disampaikan oleh ustaz Nurhadi. Dalam ceramahnya beliau mengajak seluruh kaum muslimin dan muslimat untuk melaksanakan ibadah shalat di masjid khususnya shalat subuh“Sebaik-baiknya tempat shalat adalah masjid dan sebaik-baiknya sahalat adalah shalat berjamaah” terang beliau.
Disamping itu, al-ustaz menyerukan empat hal yang harus diamalkan setiap hari dalam menyambut pagi yakni berzikir, senyum, berbagi, dan sedekah. “Ayo kita amalkan empat hal ini dalam menjemput pagi  yang pertama, berzikir kepada Allah. yang kedua, menebarkan senyuman khusunya kepada suami/istri dan anak kita karena seringan-ringannya ibadah adalah senyum. yang ketiga, berbagi antarsesama apa yang kita miliki. Dan yang ke empat, adalah sedekah memberi makan anak yatim piatu atau keluarga yang tidak mampu” tegas Bapak Nurhadi.
Orang nomor satu dalam bidang keagamaan tersebut menggambarkan pula realitas kehidupan masyarakat indonesia saat ini. Tidak sedikit rakyat kita hidup dibawah garis kemiskinan. Masyarakat hidup makmur dan sejahtera masih jauh dari kenyataan, kemakmuran dan kesejahteraan hanya sebagai isap jempol belaka. Belum lagi pertiwa alam dan peristiwa sosial semakin mendera. Gempa bumi, tanah longsor, banjir, dll. kemudian Pembunuhan, perampokan, pemerkosaan, penganiyaan dan sejenisnya semakin menjadi-jadi. Hal ini semua terjadi karena kita khususnya dan masyarakat indonesia pada umumnya semakin jauh dari Allah Rabbul Jadid sehingga Yang Maha Kuasa menjatuhkan azab dan laknaatnya. Jelas pak ustaz.
Menutup ceramahnya Bapak Nurhadi mengajak semua elemen masyarakat khusunya umat islam untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah dengan salah satu cara adalah melaksanakan shalat subuh atau shalat-shalat lainnya secara berjamaah dimasjid. Beliau juga mengacukan jempol kepada Masiswa/i STIE Nusantara Sangata yang telah berjuang sehingga tausiah ini terlaksana dengan baik, dan semoga kegiatan keagamaan seperti ini dilakukan secara kontinu dan berkelanjutan tidak bersifat instan atau sessat. Setiap majid dari setiap desa dapat melaksanakan hal yang sama melalui pengurus masji, remaja masjid atau melaui PHBI.
Kegiatan diakhiri dengan doa yang dipimpin langsung oleh bapak Haji Asmuran, kemudian dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama.





Selasa, Maret 7

TERDESAK AKREDITASI SMAN 1 KAUBUN BERBENAH

           Menuju “puncak” tentunya banyak duri lalangnya, banyak hambatan dan rintangan serta banyak keluh kesahnya. Maka dari itu, dibutuhkan kesabaran dan ketabahan serta kerja ekstra atau kerja keras bagi setiap individu yang menginginkannya. Begitu juga sebaliknya, untuk mendapatkan pengakuan (akreditasi) tentu dibutuhkan perjuangan dan pengorbanan baik korban waktu, pikiran, dan tenaga maupun korban harta karena mencapainya tidah semudah membalikkan telapak tangan. Sehingga tidak heran, Selama empat hari belakangan, mulai hari Jum’at tanggal 2 s/d hari Selasa tanggal 6 Maret 2017 warga SMA Negeri 1 Kaubun “membanting tulang” untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi team akreditasi yang melakukan visitasi atau penilaian, sedianya direncanakan hari Selasa tanggal 7 Maret 2017.  
 
Kerja keras team ditampilkan dalam aksi nyata. Kepala sekolah, dewan guru, staf TU, dan karyan dibagi menjadi delapan team sesuai delapan standar penilaian akreditasi yaitu standar isi, proses, penilaian, tenaga pendidik dan kependidikan, sarana dan prasarana, kelulusan, pengelolaan, dan pembiayaan. Setiap individu yang tergabung dalam team menyiapkan bahan-bahan yang akan dinilai. Masing-masing individu dalam team berbondong-bondong dan bahu membahu mengerjakan tugasnya dengan baik tanpa dikomandoi dan tanpa pamrih. Semata-mata jiwa dan raganya ditumpahkan untuk SMANKA berakreditasi A. Kerjasama, koordinasi, dan konsolidasi selalu dibangun sehingga antara team work saling melengkapi bahan-bahan yang dibutuhkan. Adapun bahan tersebut antara lain; perangkat pembelajaran misalnya RPP, silabus, KKM, program pengembangan diri misalnya ekskul pramuka, PMR, OSIS, SK pembagian tugas, hasil karya siswa, KIR, foto-foto kegiatan, dan masih banyak lagi yang lainnya sesuai dengan delapan standar penilaian akreditasi tersebut. 

Ternyata, tidak hanya hal-hal tersebut di atas disipakan, lingkungan sekolah dan sarana dan prasarana juga menjadi prioritas pembenahan. Pembenahan ini dilakukan setiap pagi setelah apel dan doa’a bersama. Satu atau dua orang guru membawahi beberapa siswa/siswi untuk melakukan kerja bakti, membersihkan lingkungan sekolah, membuat taman bunga, membersihkan wc, mengecat tembok, memotong rumput, menata ruang kelas, dll. Masing-masing guru dan siswa/siswi terpanggil jiwanya untuk berbuat yang terbaik demi merubah “wajah” sekolah menjadi lebih indah, bersih, dan sehat. Potret ini menjadi pemandangan yang manarik untuk disimak karena pemandangan yang langka dalam sejarah SMANKA. Sehingga tidak bisa dipungkiri, hasil dari anyaman dan polesan tangan-tangan kreatif, SMAN 1 Kaubun “tampil beda” seperti yang diharpkan. Perubahan-perubahan sangat signifikan. Jika sebelunya pucat dan kusut sekarang menjadi  segar dan licin, jika sebelunya kotor dan bauh sekarang sudah menjadi bersih dan harum dan jika dulunya kering dan gundul sekarang sudah sejuk dan rimbun. 

Langkah kerja yang kita bangun tersebut di atas, harus kita maknai sebagai awal yang baik yaitu wujud dari revolusi mental, perubaha pola pikir dan pola sikap dalam memandang sekolah. Sekolah adalah sejatinya rumah kita yang harus kita jaga dan kita rawat, atau lebih dari itu, sekolah adalah “surga” membaut kita aman, damai, dan tentram bagi kita. Oleh karenanya, Ayo kita tanamkan jiwa yang kuat, budi yang luhur, dan kemauan yang mantap. Memastikan bahwa kita merasa memiliki, sekolah adalah bagian dari keluarga kita. Berbuat sesuatu yang terbaik untuk sekolah adalah kewajiban bagi setiap personal. 

Mengahiri tulisan ini, besar harapan saya agar potret realitas di atas harus imparsial dan kontinu (menyeluruh dan berkelanjutan) tidak parsil dan instan. Sebab, jika perjuangan dan pengorbanan itu hanya sekedar mendapatkan “pengakuan” akreditasi A, setelah mendapatkannya kita berpangu tangan atau “adem-adem ayam lagi” maka kita dipastikan telah mengalami “kecelakaan” intelektual dan distorsi moral. Maka dari itu. Penting bagi kita untuk membudayakan pola kerja tersebut dihari-hari berikutnya menuju SMAN Kaubun yang religius, disiplin, dan cinta lingkungan sesuai karakter sekolah yang dibangun saat ini. Semoga !!!
(Penulis : Subroto, S.Pd.)


Sabtu, Desember 3

INI HASIL PEMILIHAN KETUA OSIS SMANKA PERIODE 2017-2018



           KAUBUN- Sabtu (3/12/2016) usai melaksanakan apel dan doa bersama warga SMA Negeri 1 Kaubun memeriahkan pesta demokrasi tahunan yaitu pemilihan ketua OSIS baru masa jabatan 2017-2018. Pemilihan dilaksanakan di lapangan sekolah yang diikuti oleh 274 orang peserta pemilih dari 288 orang yang tercatat sebagai pemilih tetap (DPT). Artinya 14 orang peserta pemilih berhalangan hadir memberikan hak suaranya karena izin dan sakit. Jumlah peserta tersebut merupakan jumlah keseluruhan siswa/siswi SMA Negeri 1 Kaubun tahun ajaran 2016-2017. Prosesi pemungutan suara berlangsung selama satu jam dimulai dari jam 07:30 s/d 08:30 kemudian dilanjutkan dengan penghitungan suara selama setengah jam, tepatnya jam 09:00 ketua OSIS terpilih diumumkan oleh ketua pelaksana.

Berdasarkan hasil penghitungan, Tri Nugroho, mulai dari awal sampai akhir penghitungan mengungguli keenam calon lainnya. Adapun suara yang diperoleh setiap calon dari yang terbanyak ke yang tersedikit adalah sebagai berikut; Tri Nugroho utusan dari kelas X IPS2 memperoleh 102 suara, Jeprianus Yosep Budu utusan dari kelas XI IPA1 memperoleh 84 suara, Nurhalifah utusan dari kelas XI IPA2 memperoleh 24 suara, Riki Darmawan utusan dari kelas X IPA2 memperoleh 21 suara, Laili Komariah utusan dari kelas XI IPS memperoleh 20 suara, Anis Mujiarti utusan dari kelas X IPA1 memperoleh 17 suara dan Cecep Supriatna utusan dari kelas X IPS1 memperoleh 6 suara.  
Berdasarkan hasil penghitungan di atas, jadi Tri Nugroho lah yang terpilih menjadi ketua OSIS untuk masa jabatan 2017-2018 sedangkan Jefrianus Yosep Budu yang memperoleh suara terbanyak kedua menempati posisi wakil ketua, selanjutnya   calon-calon lain yang memiliki suara terbanyak ketiga, keempat, kelima dan keenam akan dirangkul menjadi pengurus OSIS dengan menempati posisi koordinator seksi-seksi dalam struktur organisasi sesuai dengan yang diamanatkan oleh anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi.

Pemungutan dan penghitungan suara dilaksanakan dengan azas terbuka, jujur, adil, bebas dan rahasia. Semua suara yang dicontreng oleh peserta sah, tidak ada suara batal atau abstain. Menariknya juga adalah tidak ada satu pun dari para calon atau pendukung calon yang menyampaikan protes (keberatan), hasil penghitungan diterima dengan legowo. Kondisi ini menandakan adanya kesadaran dan kedewasaan warga SMANKA dalam berdemokrasi.

Setelah melakukan konfirmasi dengan kepala sekolah pengurus OSIS yang baru masa jabatan 2017-2018 akan dilantik bulan januari 2017 setelah libur semester. Kalau dilantik bulan desember ini tidak mungkin karena warga sekolah disibukkan dengan ujian akhir semester ganjil dan kegiatan class meeting. Sedangkan yang memandu kegiatan tersebut masih diberikan kesempatan kepada pengurus OSIS lama.

Untuk sekadar diketahu, bahwa panitia pemilihan merupakan pengurus OSIS lama yang diketuai oleh Muhammad Hasbi Moa selaku ketua OSIS masa jabatan 2016-2017. Dalam menjalankan tugasnya, panitia dibawah koordinasi Bapak Pujo Subuh Handoko, S.Pd., beliau juga selaku koordinator kesiswaan dan pembina OSIS.

Semoga ketua OSIS yang terpilih dapat menjalankan tugasnya dengan baik, amanah dan bertanggungjawab. Kemudian mengantarkan SMANKA menjadi sekolah yang berkarakter, cerdas, maju, dan mandiri sesui dengan cita-cita luhurnya saat ini.

Amin… semoga
(Penulis : Subroto).

  

MENCARI SOSOK PEMIMPIN IDEAL (Saatnya Warga SMANKA Memilih Ketua Osis)

  KAUBUN- Sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan kepemimpinan ketua OSIS periode 2015-2016 yang dipimpin oleh  Muhammad Hasbi Moa. Jumat (2/12/2016) Calon Ketua OSIS periode 2017-2018 SMA Negeri 1 Kaubun Menyampaikan visi dan misinya di depan seluruh siswa/siswi, dewan guru dan staf serta kepala sekolah. Penyampai visi dan misi tersebut dilaksanakan di tempat terbuka yaitu lapangan upacara sekolah. Dengan demikian, Lapangan upacara sekolah dibanjiri oleh siswa /siswi begitu juga dengan di pelataran/teras kelas sedangkan di pelataran kantor ditempati oleh bapak ibu dewan guru untuk menyaksikan penyampain visi dan misi tersebut. Teriakan dan sorakan memekkan telingga dari para pendukung masing-masing calon. Satu persatu calon menyampaikan visi dan misinya, setelah menyampaikan visi dan misi, diberikan empat pertanyaan, tiga pertanyaan dari audiens dan satu pertanyaan dari Dewan Guru. 

Inti visi dan misi para calon adalah menjadikan SMA Negeri 1 Kaubun menjadi sekolah yang berimtaq, maju, cerdas dan mandiri. Meningkatkan karakter sekolah yaitu religius, disiplin dan cinta lingkungan melalui program nyata “bukan janji tapi bukti”. 

Penyampaian visi dan misi berjala  cukup alot ka karena diwarnai sesi tanya jawab. Masing-masing pendukung para calon memberikan pertanyaan-pertanyaan yang menohok kepada lawan calon dukungannya. Meskipun begitu, tetap masih dapat dijawab dengan baik oleh para calon lawan. Pertanyaan yang muncul beragam misalnya; masalah kedisiplinan, sampah, karkter siswa, toleransi, prestasi, dll. Jawaban-jawaban yang diberikan oleh para calon cukup memuaskan audiensi dan dewan guru. 

Setelah kami melakukan konfirmasi dengan ketua panitia pelaksana terkait dengan calon ketua OSIS yang diusung. “Para calon merupakan perwakilan dari setiap kelas. Yaitu perwakilan kelas X dan XI sedang kelas XII tidak mendapatkan hak dipilih tetapi memiliki hak pilih. Untuk diketahu SMA Negeri 1 Kaubun terdiri dari empat kelas X dan tiga Kelas XI, yaitu X IPA1 diwakili oleh Anis Mujiarti, kelas IPA2 diwakili oleh Riki Darmawan, kelas XIPS1 diwakili oleh Cecep Supriatna. Kemudian kelas XIIPA1 diwakili oleh Jefrianus Yosep Budu, kelas XIIPA2 diwakili oleh Nur Halifah dan Kelas XIIPS diwakili oleh Laili Qomariah”. Terangnya.

Menariknya pada pemilihan ketua OSIS tahun ini adalah adanya calon dari kaum perempuan tiga orang yaitu Anis Mujiarti, Laili Qomariah dan Nur Halifah. Hal ini menandakan adanya kesadaran gender, laki-laki dan perempuan pada dasarnya memiliki kemampuan yang sama yang membedakan adalah jenis kelamin. Kemudian adanya kesadaran kaum perempuan untuk bangkit menjadi pemimpin serta adanya kelegowoan dari kaum laki-laki untuk memberikan kesempatan kepada perempuan agar bisa berkarya.  Disamping itu pula, ini merupakan sejarah baru bagi SMA Negeri 1 Kaubun mencalonkan kaum perempuan dalam pemilihan OSIS. Di tahun-tahun sebelumnya tidak pernah terjadi.

Sesuai dengan yang dijelaskan oleh ketua panitia bahwa Para calon sudah melakukan kampanye satu minggu yang lalu, berdasarkan pantauan kami tidak ada satu calon pun yang melakukan politik uang, mereka benar-benar “menjual” visi dan misinya agar mendapatkan dukungan yang lebih banyak sehingga memenangkan pemilihan tersebut. Sekadar dipahami bahwa kepanitian dilakukan oleh anggota OSIS yang lama dibawah koordinasi Bapak Pujo Subuh Handoko, S.Pd. beliau selaku Koor. Keiswaan dan Pembina OSIS. 

Sabtu (3/12/2016) besok dilaksanakan pemilihan ketua OSIS setiap siswa/siswi SMA Negeri 1 Kaubun memberikan hak pilihnya sesuai dengan sosok ideal atau calon idola mereka tanpa ada pengaruh dari siapa pun. Pemilihan harus dilakukan dengan jujur, adil, terbuka, bebas dan rahasia. Semua siswa/siswi merupakan pemilih tetap, suaranya sangat menentukan nasib sekolah satu tahun kedepan. Besok adalah penentu SMA Negeri 1 Kaubun akan di bawa kemana? Yang terpenting lagi adalah siapaun yang dipilih atau yang menang dalam pemilihan besok harus bisa diterima oleh semua pihak khusnya calon-calon lainya yang belum berkesempatan, semua program dan visi misi calon yang terpilih harus disukung bersama demi SMA Negeri 1 Kaubun yang tercinta. 

Semoga pemungutan suara besok berjalan lancar jauh dari hambatan dan rintangan. Amin…!
(Penulis : Subroto)

KONFERCAB PGRI KAUBUN KUATKAN SOLIDITAS DAN SOLIDARITAS MENUJU PGRI YANG BERKUALITAS

CEREMONILA KEGIATAN KAUBUN-  Acara Pembukaan Konferensi Cabang Masa Bakti Ke - XXIII PGRI Cabang Kaubun dilaksanakan di Aula SMP Negeri 1 Ka...